Menerima Penghargaan Tupperware She can Award 2013

Tupperware SheCAN! Award 2013, penghargaan untuk 89 orang yang menginspirasi Indonesia dengan karya-karya sosial mereka

Menerima Penghargaan Indi Women Award 2013

21 Perempuan Inspiratif Menerima pengharagaan "Indi Women Award" dari PT. Telkom Indonesia, dihadiri oleh Ibu Linda Gumelar, Menteri Peranan Wanita. Bagian saya, Socio Activist untuk Save Street Child

Crowd Funding Projects

Kita bisa keroyok project-project sosial ini bersama-sama untuk masa depan yang lebih baik. Gabung sekarang! ^^

Bersama Sarah Sechan dan Keluarga Save Street Child

Talk Show di NET TV bersama Sarah Sechan. Adik-adik ternyata sudah berbakat sebelum ditraining jadi host TV!

Kumpulan Puisi

Kumpulan puisi-puisi karya sendiri atau saduran dapat dibaca disini

Kamis, 13 Juni 2013

Kuartal Pertama #BantuLili Ditutup. Saldo: Rp, 1,350,000

Alhamdulilah,
Sudah terhitung satu minggu sejak pengumpulan dana #BantuLili. Saat ini sejak 07 Juni sampai 14 Juni 2013, dana yang terkumpul Rp, 1,200,000. Berikut rincian dana yang masuk:
1) CAGIVA STELLAKLN MUARA = Rp. 50.000
2) DIAN HUNAFA= Rp. 300.000
3) NADIA MAULANA MUHAMAD= Rp. 50.000
4) NOVICCA VINESSIA= Rp. 50.000
5) YOELI ELMERILLIA= Rp. 200.001
6) ERNAWATI S SITOMPUL= Rp. 200.000
7) LAILA YULIANI= Rp. 350.000
8) IKA NURULHUDA WAHY= Rp. 150.000

TOTAL: Rp, 1,350,000

Selasa, 11 Juni 2013

Boneka dan Lili yang Lucu #BantuLili




Malam itu hujan, dan entah kenapa saya lupa bawa jaket, saya juga tidak punya payung. Alhasil, saya harus menunggu di musala kantor, seharusnya saya sudah bisa meluncur ke Tangerang untuk bertemu Lili sejak jam 18.30 seusai jam kerja, tapi apa boleh buat, hujan. Jadi saya disuruh solat Isya dulu…. Kebetulan tidak terlalu lama, Allah emang Maha baik. Setelah Isya, saya sudah bisa naik angkot ke Toldalkot Tangerang, jam tangan saya sudah menunjukkan pukul 19.30 WIB. Bus yang saya naiki tidak terlalu penuh, saya jadi bisa duduk. Cuaca masih lembab, dan AC dingin sekali. Perjalanan dari Kebon Jeruk ke Tangerang tidak terlalu lama, mungkin tidak sampai satu jam. Setelah sampai di Kebon Nanas, sopir Bus menurunkan saya tidak jauh dari jembatan penyebrangan. Baru kali pertama saya ke Tangerang menggunakan Bus dan saat itu hari sudah malam. Biasanya saya rabun dan disorientasi, saya begitu bodoh menghapal jalan. Hari itu saya sedang beruntung, ditunjukkan langsung sama Allah jadi tinggal nyebrang dan berjalan kaki sekitar 10 menit ke RS. Awal Bros, Kebon Nanas, Tangerang.

Kamis, 06 Juni 2013

#BantuLili Yuk!



Siapa menyangka persaudaraan bisa bermula dari entah-dari-mana? Itu yang terjadi pada saya dan Lili. Gadis berusia 19 tahun yang sedang terbaring lemah melawan penyakit Lupus sejak beberapa minggu lalu. Awalnya saya tak kenal Lili itu siapa, saya hanya tau dari sahabat Saya, Mak Iis yang kebetulan dikenalkan temannya juga. “Anak ini butuh bantuan, tolong dong”. Sesimpel itu. Kami mendiskusikan tentang Lili sambil setengah merem sewaktu habis meeting dengan teman-teman Little Step BFL yang sedang bekerja sama dengan Save Street Child dalam pengumpulan sepuluh ribu buku. Saya percaya tidak ada yang kebetulan, dan kejadian ini memang jodoh kami.

Setelah lupa beberapa saat, saya kembali menanyakan ke Mak Iis perihal Lili. Saya ini tipe orang yang susah move-on, jadi sering keinget-inget segala sesuatu termasuk mantan pacar, esshhhh, hihii….. bukaan, termasuk apapun yang telah kami bicarakan tentang Lili. Mak Iis akhirnya menceritakan bahwa Lili sudah dipindahkan ke Rumah Sakit yang lebih kompeten, RS. Awal Bros. RS. Awal Bros? menurut saya itu lebih mirip nama games daripada nama Rumah Sakit. Hihi..
Kamis kemarin, hari libur yang lumayan untuk bersantai. Libur bagi saya adalah entah jalan-jalan atau tidur seharian. Ah. We can sleep when we die. Jadi apalah arti hari libur. Mumpung masih muda, tubuh masih sehat. Baiklah, kami putuskan untuk menjenguk Lili, sekalian kenalan. Thanks to Mak Iis yang mengenalkan saya sama Lili, I’m sooo grateful to have her.

Minggu, 10 Maret 2013

Menggapai Sekolah Gratis: Dicegat Korupsi dari jempol sampai ubun-ubun








.......ketika Pemerintah sibuk dengan kampanye “Sekolah Gratis” nya, masih banyak anak-anak yang tidak memiliki akses pendidikan. -- Shei Latiefah






Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More